PERKEMBANGAN ARSITEKTUR DI INDONESIA
PERKEMBANGAN ARSITEKTUR INDONESIA
Dimulai pada awal abad ke XIX ( 19 )
Dengan penguasa pemerintah Hindia -Belanda
Pusat kota : Kota, Weltevreden
Nama : Batavia
Konsep kota : menjadi areal perumahan dan perkantoran dengan gaya arsitektur daerah tropis Detail : -banyak taman yang mengisi jarak antar rumah
-bangunan punya banyak bukaan
-Memiliki atap yang curam
-Berlantai teraso dan berdinding bata tebal
-Hal ini berfungsi untuk menjaga suhu di dalam rumah agar tetap sejuk pada siang hari dan hangat pada malam hari
Abad ke XIX ( 19 )
Dengan penguasa pemerintah Hindia -Belanda
Pusat kota : Kota, Weltevreden, Gondangdia, Menteng
Nama : Batavia
Konsep kota : Gondangdia dan Menteng merupakan perluasan weltevreden yang memiliki konsep yang sama
Detail : -banyak taman yang mengisi jarak antar rumah
-bangunan bergaya arsitektur tropis
Abad ke XX ( 20 ) : pasca kemerdekaan
Dengan presiden Soekarno, Pusat kota : Kota, Weltevreden, kebayoran baru
Nama : Jakarta
Konsep kota : Kebayoran baru dijadikan kota satelit
Detail : -Desain kota kebayoran baru merupakan pencampuran antara eropa barat dan Jawa
-tata letak kotanya dipengaruhi dengan prinsip tata letak JAwa namun dipisahkan oleh jalan raya yang lebar serta jalur hijau yang luas.
Abad ke XX ( 20 ) : pasca kemerdekaan
Dengan presiden Soekarno, Pusat kota : Kota, Monas, Senyan, Thamrin
Nama : Jakarta
Konsep kota : Membangun identitas dan harga diri sebagai negara merdeka
Detail : Pembangunan infrastruktur, stadion di senayan, Gedung Nusantara, Monas, dan lapangan merdeka
Abad ke XX ( 20 ) : pasca kemerdekaan
Dengan presiden Soekarno, Pusat kota : Kota, Monas, Senayan, Thamrin, Kebayoran, Tangerang, Bekasi
Nama : Jakarta
Konsep kota : Pembangunan ekonomi
Detail : Pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, jembatan, dan jalan tol, serta gedung2 bertingkat sebagai kantor pemerintah dan pusat layanan masyarakat.
Kebanyakan pembangunan arsitektur di jakarta dimulai setelah adanya proyek mercusuar Soekarno misalnya :
-Hotel Indonesia
-Sarinah
-Gelora Bungno
-By Pass
-Jembatan Semanggi
-Monas
-Mesjid Istiqlal
-Wisma Nusantara
-ANcol
-Gedung MPR/DPR